Hi, apa kabar? Nah saya kali ini saya akan memberikan info tentang Masjid Gedhe Kauman. Ada yang tahun segala sesuatu tentang Masjid Gedhe Kauman? Mungkin yang asli Yogya sudah tahu tentang ini terus gimana ni yang belum tahu? Nah baca terus sampai akhir ya blog ini dan temukan jawabannya.
Lokasi
lokasinya terletak di sebelah barat alun-alun utara Keraton Yogyakarta. Nah lebih tepat berada di Desa Kauman, kelurahan ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Lokasinya tidak terlalu jaug dari Keraton Yogyakarta malah masi bisa dibilang satu lingkup dengan keraton.
Peta Masjid ( Sumber : Google )
untuk bisa masuk dan menikmati segala fasilitas yang ada kita tidak perlu membayar tiket masuk karena pada dasarnya itu adalah tempat ibadah.
Lalu bagaiman cara kita kesana? Nah kita bisa menggunakan transportasi umum. Misalnya Transjogja, taxi, atau gojek. Untuk transjogja kita tidak bisa turun langsung di depan tepat wisatanya sehingga kita harus berjalan kaki atau menggunakan becak. Nah kalau untuk taxi atau gojek kita bisa sampai tepat di depan Masjid Gedhe Kauman. Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi anda dapat memparkirkan kendaraan anda di tempat parkir yang telah disediakan.
Sejarah
Masjid ini dibangun pada saat Sultan HB 1. Pembangunannya diprakarsai oleh Sultan HB 1 dan Kiai Faqih Ibrahin Diponingrat. Arsitekturnya diambil alih oleh Kiai Wiryokusuma. Pada mulanya masjid ini difungsikan untuk beribadah anggota kerajaan serta masyarakat untuk beribadah. Kini gunanya sangat beragam misalnya saja untuk pernikahan, perceraian, dan pengajian. Ada penambahan luas untuk serambi untuk mengantisipasi pengunjung khususnya pada salat jumat.
Nilai Penting
Masjid ini pada saat KH Ahmad Dahlan pernah mengalami revisi dalam arah kiblat sebesar 23 derajat. Tentara Rakyat Indonesia dan juga pejuang perang sabil juga menggunakan tempat ini untuk menyusun rencana dalam melawan Agresi Belanda. Terakhir sebagai sarana perjuangan komponen 66 yang tergabung dalam KAMI dan KAPPI dalam menumpas Orde Lama serta pembubaran PKI.
Catatan Kritis
Pintu masuk menuju Masjid Gedhe Keraton kurang bersih dan tertata, alangkah baiknya bila gapura yan menjadi cirikhas diperbaiki. Bagian samping masjid kurang terawat, banyak pedagang yang berjualan padahal itu masih halaman masjid, alangkah baiknya bila masih dilingkungan masjid tidak diperbolehkan adanya pedagang agar kondisi yang diciptakan lebih tertata.
Nah untuk lebih jelasnya saya akan memberikan beberapa gambar tentang Masjid Gedhe Kauman.
Papan Nama ( Sumber : Pribadi )
Pelataran Masjid Gedhe Kauman ( Sumber : Pribadi )
Alun-alun Keraton ( Sumber : Pribadi )
Masjid Gedhe Kauman ( Sumber : Google )
Daftar Pustaka :
1. id.wikipedia.org ( 30 Oktober 2016, 21:16 )
2. erawisata.com ( 30 Oktober 2016, 21:20 )
3. jalanjogja.com ( 30 Oktober 2016, 21:25 )





Tidak ada komentar:
Posting Komentar